Iman Tidak Hanya di Indonesia
Maret 4, 2011 at 9:42 am Tinggalkan komentar
Sebuah judul yang saya inginkan sebelumnya. Sudah hampir 6 bulan lamanya blog ini tidak saya sambangi dengan kisah perjalanan pribadi. Belakangan saya harus mengisi hari dengan tes dan segala persiapan untuk turut mencicipi suasana edukasi dan pemandangan di negeri orang. Untuk yang pertama kali tentunya. Sebuah perjalanan yang spritual kalau boleh saya siratkan. Australia, mimpi pun tidak bisa ke sana. Setahun pula dituntut untuk menuntut ilmu. Saat ini pun perjuangan baru dimulai.
Mengapa saya mengambil judul ini, karena ternyata iman kita lebih banyak dicoba disini(australia). Bisa dibayangkan saat tiba pertama kali, sedang dalam suasana summer, tidak perlu membayangkan yang berlebih seperti yang ada di tv, dijalan2 saja kaum hawa kalau boleh diibaratkan seprei, cuma 1/4 yang terlihat, subhanallah. Dan yang paling menuntut kesabaran adalah masalah makanan. Kenapa harus bersabar? Karena untuk memilah apakah makanan disini halal/tidak. Dmana hampir semua ingredients atau resep istilahnya, menggunakan kode2 yang harus kita hafalkan mana yg halal/tidak. Terutama untuk jajan anak/makanan instant. Subhanallh, jika kita tidak peduli dhn hal ini, sudah barang tentu kita yang akan merugi. Bahwa denagn adanya barang haram dibadan ini, hampir 40 hari ibadah kita tidak diterima. Sebuah pelajaran awal kecil yang sengaja saya petik.
Wallahu alam bishowab
Entry filed under: Dunia Islam, Ilmu dan Pelajaran Hidup, Mengenal Allah. Tags: iman pelajaran hidup.

Trackback this post | Subscribe to the comments via RSS Feed